Kurikulum Program S2-K2025

Kurikulum Program S2-K2025

kurikulum-k2025-1024x576

Struktur Kurikulum Program Studi

Prodi Magister SIL IPB dirancang dengan sistem peminatan yang memungkinkan mahasiswa untuk mendalami bidang-bidang tertentu sesuai dengan arah keilmuan dan kebutuhan pengembangan infrastruktur masa kini dan masa depan, yaitu:

  1. Peminatan Geoteknik mengarahkan mahasiswa untuk memahami perilaku tanah dan batuan serta interaksinya dengan struktur bangunan (Tabel 4). Fokus kajian mencakup analisis stabilitas lereng, teknik perbaikan tanah, investigasi tanah, serta desain dan evaluasi sistem pondasi. Mahasiswa dipersiapkan untuk mampu menganalisis kondisi bawah permukaan secara komprehensif serta merancang solusi teknik yang handal dan aman. Kurikulum pada peminatan ini menekankan penggunaan metode numerik, simulasi, dan pendekatan berbasis laboratorium untuk mendukung kegiatan penelitian dan aplikasi praktis di lapangan.
  2. Peminatan Infrastruktur Lingkungan Berkelanjutan menitikberatkan pada pengembangan dan pengelolaan sistem infrastruktur yang mendukung keberlanjutan lingkungan (Tabel 5). Mahasiswa diarahkan untuk memahami prinsip desain berwawasan lingkungan dalam pembangunan fisik, pengolahan air bersih dan air limbah, serta pengelolaan sistem permukiman dan sanitasi yang ramah lingkungan. Kurikulum peminatan ini menekankan pada integrasi antara teknologi, perencanaan, dan kebijakan dalam pengembangan infrastruktur yang adaptif terhadap perubahan iklim serta mengusung efisiensi sumber daya dan penerapan konsep kota cerdas.
  3. Peminatan Teknik Sumber Daya Air lebih terfokus pada manajemen dan rekayasa air, baik permukaan maupun bawah tanah (Tabel 6). Mahasiswa akan memperdalam pemahaman mengenai sistem irigasi, konservasi air, pengendalian banjir, serta teknik perencanaan dan pengoperasian infrastruktur hidraulik. Selain itu, peminatan ini juga membekali mahasiswa dengan kemampuan untuk menggunakan berbagai perangkat pemodelan hidrologi dan hidraulika sebagai alat bantu dalam analisis dan pengambilan keputusan.
  4. Peminatan Manajemen Infrastruktur menyiapkan mahasiswa dengan kompetensi untuk mengelola proyek, aset, dan siklus hidup infrastruktur secara efisien dan strategis. Fokus pembelajaran mencakup pengembangan kapasitas dalam perencanaan proyek, manajemen risiko, evaluasi kinerja, serta strategi investasi infrastruktur (Tabel 7). Mahasiswa dilatih untuk menguasai prinsip-prinsip manajemen berbasis data dan risiko dalam konteks pembangunan infrastruktur skala besar, baik di sektor publik maupun privat. Pendekatan ini sangat relevan untuk menjawab kebutuhan akan profesional yang mampu menjembatani aspek teknis dan manajerial dalam pembangunan berkelanjutan.
Select the fields to be shown. Others will be hidden. Drag and drop to rearrange the order.
  • Image
  • SKU
  • Rating
  • Price
  • Stock
  • Availability
  • Add to cart
  • Description
  • Content
  • Weight
  • Dimensions
  • Additional information
Click outside to hide the comparison bar
Compare